Cetak | Download PDF

KREASI DARI SAMPAH DAUN

Aditya yulianto putra | Selasa, 19 Juli 2022 | 00:00 WIB

foto

         

            Sampah merupakan masalah yang dihadapi hampir seluruh kota di Indonesia, tidak terkecuali di kota Bandung juga sampah menjadi masalah. Di kota Bandung sampah dibuang ke TPA Sarimukti, rata-ratanya setiap hari menghasilkan banyak sekali sampah organik dan non organik yang diangkut oleh truk khusus dan dibuang di tempat yang sudah disediakan. Dari hari ke hari sampah itu terus menumpuk dan terjadilah bukit sampah. Permasalahan sampah (Green Info, 3/02/2022), bahwa jumlah dan jenis sampah terus bertambah seiring pertumbuhan penduduk dan perkembangan teknologi. Namun laju solusi pengelolaan sampah masih tertinggal jauh, ini terbukti dengan produksi sampah yang mencapai 67.8 juta ton tiap tahunnya. Sampah organik masih merajai jenis sampah di Indonesia yaitu sebesar 60 %. Ditambah lagi dengan masalah berbagai TPA di wilayah Indonesia juga penuh. [1] 

            Ironisnya sampah organik sering diabaikan dan dianggap aman karena bisa terurai. Memang benar bahwa sampah organik mampu terurai secara alami, tetapi sampah organik juga memiliki potensi untuk merusak lingkungan dan menumbuhkan penyakit bagi manusia. Sobat people mungkin hal tersebut menimbulkan pertanyaan bagi kita. Bahaya sampah organik (Sustaination, 08/02/2021), diantaranya : memproduksi gas metana, aneka penyakit berbahaya, memicu global warming. [2]

            Sebagaimana yang telah dijelaskan bahwa  dampak sampah yang begitu berbahaya bagi bumi dan manusia ditambah banyaknya sampah organik di kota besar yang tidak menutup kemungkinan akan terus bertambah jumlahnya seiring dengan pertumbuhan laju populasi manusia dan faktor konsumsi masyarakatnya. Dengan adanya persoalan baru mengenai sampah organik tentunya sebagai para penerus bangsa yaitu para remaja harus juga ikut berperan serta dalam menangani persoalan sosial. Selain dengan mengubah perilaku hidup masyarakatnya, dapat juga dengan cara mengembangkan ide kreatif yang dimiliki kalian pastinya akan bisa menangani persoalan sosial tersebut, hanya dengan kalimat kreasi para remaja akan bisa menangani masalah sampah. Silahkan disimak, ya !

            Hasanuddin (2018), Kreasi adalah hasil daya cipta manusia baik yang berupa hasil seni maupun hasil otak ataupun pikiran. [3] Banyak cara untuk dapat menangani persoalan sosial, alangkah baiknya para remaja memulai dengan hal yang kecil, seperti memaknai daun yang berguguran. Dimasa Pandemi saat ini banyak orang yang mulai menghabiskan banyak waktu beraktivitas di rumah, sehingga terdapat waktu luang untuk memperhatikan kebun serta tamannya. Sering kali satu persatu daun pepohonan berguguran dan menjadi penumpukan sampah dedaunan. Sebagaimana pemaparan di atas, hingga kini sering kali ditemui  masalah sampah masih menjadi polemik. Tetapi ditangan remaja zaman now dengan ide prakaryanya, sampah dedaunan tersebut yang menurut banyak orang tidak bernilai salahsatunya berubah menjadi hasil karya replika daun media tanah liat, seperti dalam tampilan gambar 2.2 berikut ini.

https://drive.google.com/file/d/14w603N6XRweb9XSidejGLzpUEpNjeanX/view?usp=sharing

Replika Karya Daun Gugur

 

            Membuat prakarya dari daun gugur, dengan menggunakan teknik kolase dan tanah liat merupakan kegiatan yang menyenangkan baik untuk para remaja maupun orang dewasa dalam mengisi waktu luang atau bahkan menjadi seni yang bernilai jual. Nur Afika Cahya (2022), untuk lebih lengkapnya mengenai pembuatan kolase, sebagai berikut :

- Daun-daunan merupakan bahan kolase yang amat mudah diperoleh. Untuk dijadikan sebagai bahan kolase yang baik. Ambil daun yang kering atau daun yang sudah gugur dan pilihlah warna daun kering yang berbeda-beda tujuan ini agar dalam tahap penyusunannya bisa menjadi sebuah lukisan mudah.

- Buatlah kolase sesuai dengan imajinasi dan kreativitas anda sendiri.

- Buatlah rancangan di kertas untuk menggambarnya seperti, binatang, wajah, rumah, dan alam.

- Gunakan lem yang berfungsi untuk merekatkan dedaun pada kertas seperti lem putih, lem stik dan lem karet.

- Ikuti garis tepi atau bagian dalam garis dengan lem, menggunakan kuas lem, jika rancangan yang anda buat terlalu besar dan rumit, lakukan tahap ini sedikit demi sedikit agar anda bisa menempel pada lem yang masih basah.

- Biarkan kolase mengering, tentukan jarak waktu agar lem dapat mengering  dengan baik. [4] Adapun karya seni kolase yang ditampilkan dalam gambar sebagai berikut :

https://drive.google.com/file/d/175m97HxiDidTj7PIPWMpPMt4o-rPs9pV/view?usp=sharing

Teknik Kolase Pigura

Sumber : https://id.pinterest.com/pin/4222193387618547/

            Selanjutnya kalian dapat menggabungkan dengan kerajinan tanah liat. Membuat kerajinan tanah liat yang diperlukan, yaitu :

- Membuat adonan dari tanah liat, adonan yang dibuat jangan terlalu lembek agar mudah untuk dibentuk.

- Selanjutnya gepengkan tanah liat sampai berbentuk bulat dan pipih, usahakan agar ketebalan tanah merata.

- Untuk membuat ukiran atau gambar di atas adonan tanah, kamu bisa menempelkan daun gugur yang mempunyai tekstur timbul, sehingga apabila ditempelkan pada adonan akan menimbulkan bekas seperti pola pada daun gugur.

- Tunggu sampai tanah liat mengering  dan jadilah bunga dari tanah liat yang indah, untuk mempercantik tampilannya kamu bisa menggunakan pewarna. [5]

            Sampah merupakan sebuah persoalan sosial yang harus ditangani oleh semua lapisan masyarakat termasuk generasi penerus bangsa, karena dengan ditunjang oleh ide kreatif dari para remaja sebuah daun gugur saja, akan menghasilkan karya seni yang indah dan memiliki nilai jual.

DAFTAR PUSTAKA

[1] Green Info. “Ancaman Masalah Sampah di Indonesia” https://greeneration. org/media/green-info/ancaman-masalah-sampah-di indonesia/ [3 Februari 2022]

[2] Admin Sustaination. “Bahaya Sampah Organik, Ancaman Besar Bagi Bumi Kita” https://sustaination.id/bahaya-sampah-organik/  [08 Februari 2021]

[3] H Hassanudin. “Kreasi Boneka untuk Dekorasi dari Bahan Styrofoam” http://eprints.unm.ac.id/17091/1/Artikel%20Hasanuddin.pdf  [2018]

[4] Nur Afika Cahya. “+1001 Cara membuat Kolase dan Manfaatnya” https://www.pinhome.id/blog/cara-membuat-kolase/ [27 Januari 2022]

[5] My Studio. “Kerajinan dari Tanah Liat” https://www.masri.id/ 2017/10/kerajinan-dari-tanah-liat.html  [19 Oktober 2017]