Yati cahyati | Rabu, 28 Agustus 2024 | 16:48 WIB
Istilah mindset mengutip buku Mindset oleh Rakha Kurniawan, mindset berasal dari kata “mind” dan “set”. Mind artinya sumber memori atau pikiran, yaitu pusat kesadaran yang bisa menghasilkan perasaan, ide, dan persepsi untuk menyimpan pengetahuan atau memori. Sedangkan Set disini merupakan kemampuan dalam suatu kegiatan. Maka dapat diartikan bahwa mindset adalah suatu kepercayaan atau cara pikir yang dapat mempengaruhi seseorang dalam menentukan perilaku, pandangan, sikap, dan masa depan. [1]
Aristoteles mengungkapkan kekuatan pikiran (mindset); pikiran melahirkan tindakan, tindakan melahirkan kebiasaan, kebiasaan melahirkan karakter, dan karakter menciptakan nasib kita. [2] Setiap orang tentu menginginkan sukses dalam hidup, tetapi banyak juga orang yang belum menikmati kesuksesan dalam hidupnya sudah bekerja keras tetap tidak juga kunjung menikmati namanya sukses. Yang muncul dibenak seseorang, apa yang keliru ?
Jawaban yang sering muncul pada benak seseorang, “Ini sudah nasibku, sudah takdir Tuhan.” Hal ini dapat dikatakan jawaban yang sangat keliru. Jangan terburu menyalahkan nasib dan takdir Tuhan ketika dirimu sudah kerja keras lantas tidak menikmati hidup yang sukses, karena kesuksesan seseorang itu bukan ditentukan seberapa keras dia bekerja tetapi sepenuhnya tergantung dari pola pikir (mindset). Meskipun tidak dapat dipungkiri beberapa buku, video, motivator, bahkan seminar dan pengajaran dari masa kecil kita yang sudah mendoktrin bahwa “Tidak ada kesuksesan tanpa kerja keras.” Sobat people mari kita simak artikel ini, bagaimana pikiranmu menentukan kesuksesanmu !
Kerja otak menentukan kuat lemahnya mindset dalam mendukung kesuksesan hidup seseorang, yang ditampilkan pada gambar 1 di bawah ini. Mindset juga dapat diartikan sebagai kebiasaan berpikir, yaitu suatu kegiatan yang dilakukan berulang-ulang secara otomatis. Pola pikir (mindset) sebagai pandangan mental yang mempengaruhi pendekatan seseorang dalam menghadapi suatu fenomena. [3]
https://drive.google.com/file/d/1q_rG2dRsvdr6-5YfmKOYCzS_Qr2BF6IW/view?usp=drive_link
Mindset dalam Kesuksesan Hidup
Apakah anda sadar akan kesalahan pada diri sendiri ? Hal yang terpenting adalah bagaimana kita membangun pikiran positif dalam mencapai keberhasilan yang kita inginkan. Dengan kita berpikir positif terlebih dahulu semuanya terasa begitu lebih ringan dan membantu kita melewati kecemasan pada diri. Langkah yang perlu diambil yaitu mindset dipikiran seseorang “saya bisa”.
Para pakar motivator mengungkapkan bahwa 99 % kesuksesanmu itu karena mindset. Anda dapat melakukan cara, tutup mata dan pikirkan kenapa kamu memulai dan kenapa kamu ingin sukses. Bayangkan bagaimana masa depan hidup mu ketika kamu sudah berhasil. Kalau kamu kehilangan semangat, satu-satunya cara untuk membuatmu termotivasi adalah dengan memikirkan kembali alasanmu memulai dan apa hasil yang akan didapat kelak.
https://drive.google.com/file/d/18mmRkjgKZ34fhIjGVztbcHjhwdavcjyt/view?usp=sharing
Alur Mindset
Mindset juga dibagi menjadi dua macam yaitu Growth mindset dan Fixed mindset. [3] Untuk lebih jelasnya sebagai berikut :
Growth mindset adalah pola pikir yang memandang kemampuan seseorang sebagai sesuatu yang dapat berkembang dan berkembang seiring waktu dan pengalaman hidup. Seseorang dengan growth mindset cenderung lebih mudah untuk menghadapi kegagalan dan melihatnya sebagai peluang untuk belajar dan berkembang.
- Memandang kemampuan seseorang sebagai sesuatu yang dapat berkembang seiring waktu dan pengalaman hidup.
- Mencari tantangan dan risiko sebagai kesempatan untuk belajar dan berkembang.
- Melihat kegagalan sebagai peluang untuk belajar dan berkembang.
- Merasa terinspirasi oleh kesuksesan orang lain dan melihatnya sebagai sumber motivasi.
Sebagai contoh Growth Mindset :
1) Seorang siswa tekun mengerjakan semua tugas sekolah yang diberikan. Alasannya, ia menganggapnya sebagai kesempatan emas untuk belajar dan meningkatkan kemampuan.
2) Seorang karyawan menjadi “palugada” alias mengerjakan semua proyek yang dilimpahkan padanya. Alasannya, ia melihat kesempatan emas untuk belajar soft skill dan hard skill sebanyak-banyaknya.
3) Seorang atlet berani menghadapi pertandingan yang sulit sebagai kesempatan untuk belajar dan meningkatkan keterampilan.
Fixed mindset adalah pola pikir yang memandang kemampuan seseorang sebagai sesuatu yang tetap dan tidak dapat berubah. Seseorang dengan fixed mindset cenderung merasa sulit untuk menghadapi kegagalan. Mereka akan menganggap kegagalan sebagai tanda bahwa dirinya tidak cukup pintar atau tidak mempunyai kemampuan yang cukup.
- Memandang kemampuan seseorang sebagai sesuatu yang tetap dan tidak dapat berubah.
- Cenderung menghindari tantangan dan risiko yang dapat mengganggu zona nyaman.
- Menghindari kegagalan karena dianggap sebagai tanda kekurangan kemampuan.
- Merasa terancam dengan kesuksesan orang lain.
Sebagai contoh Fixed Mindset, diantaranya :
1) Seorang siswa merasa tidak mampu menyelesaikan tugas sekolah karena merasa tidak sepintar teman-temannya.
2) Seorang karyawan merasa tidak mampu menyelesaikan proyek karena merasa tugas tersebut bukan jobdesk dan tidak pernah mempelajarinya sewaktu kuliah.
3) Seorang atlet menghindari pertandingan yang sulit karena takut gagal dan jadi bahan cemoohan penonton.
Setiap orang bebas untuk memiliki mindset dirinya sendiri, setiap orang memiliki hak penuh atas pikirannya atau berpikir merdeka. Jangan pernah takut untuk bermimpi besar, dan yakinlah pada potensi yang anda miliki. Untuk meraih kesuksesan kehidupan tidak cukup dengan kerja keras, tekad yang kuat, dan ketekunan saja, tetapi dimasa sekarang diperlukan pula menanamkan growth mindset dalam pikiran.
Daftar Pustaka :
[1] Rakha Kurniawan. 2019. Mindset Mental Orang Sukses. Psikologi Corner.
[2] Carol Dweck. 2016. Jenis Growt Mindset. [Online] http://repository.ukwms. ac.id/22062/2/BAB%201.pdf. [Diakses : 7 Agustus 2024].
[3] Ermina Suriyanti. 2011. Analisis Pola Pikir (Mindset). [Online] https://ejournal .stiepancasetia.ac.id/kindai/article/download/358/327/7. [Diakses : 7 Agustus 2024].
Bagikan melalui