Administrator | Senin, 17 Januari 2022 | 00:00 WIB
Editor
Tulisan merupakan istilah yang digunakan untuk menyatakan sebuah karya tulis yang disusun berdasarkan tulisan, karangan, dan pernyataan gagasan orang lain. Salahsatu orang yang menyusun kembali hal yang sudah dikemukakan orang lain disebut penulis. Buletin remaja berisikan jenis tulisan artikel semipopuler. Artikel semipopuler merupakan sebuah tulisan yang isinya disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat pada umumnya atau mudah dipahami orang banyak. Istilah populer merujuk kepada penggunaan bahasa yang relatif lebih santai, padat, serta mudah dicerna oleh pembacanya yang begitu beragam, dan tampilan karya atau layout yang disajikan semenarik mungkin agar masyarakat tertarik untuk membacanya.
Buletin remaja merupakan salahsatu ruang remaja berbasis media sosial yang memiliki daya cipta dalam mengekspresikan ide kreativitas. Kreativitas merupakan suatu potensi yang dibawa sejak lahir, namun potensi tersebut tidak akan berkembang jikalau lingkungan tidak mendukungnya. Setiap individu memiliki kreativitas namun yang membedakan satu dengan yang lain adalah besar atau kecilnya potensi kreativitas tersebut. Individu dapat dikatakan kreatif jika dia memiliki potensi kreativitas yang besar.
https://drive.google.com/file/d/15r6qMHSZHNIoTWwGSjF5lYhKS2q3RukO/view?usp=sharing
Artikel Bertema Kreativitas
Karya ilmiah populer bertujuan dibacakan dimuka umum sehingga penyiaran dan penyebaran karya ilmiah populer biasa dilakukan melalui media massa. Jadi, yang dimaksud dengan kata “populer” disini adalah karya yang disajikan untuk khalayak umum dengan melalui media massa dan tidak terbatas untuk kalangan civitas akademika saja. (Putut Wijaya, 2021) [1]
Adapun karakterisik dalam penulisan artikel semipopuler, sebagai berikut :
- Karena menggunakan bahasa yang sederhana, judul teks harus informatif dan maknanya mudah ditangkap oleh pembaca. Hal ini dilakukan agar pembaca tidak kebingungan.
- Biasanya teks populer disajikan secara argumentatif dan deskriptif. Untuk itu, tulisan ilmiah populer berisi deskripsi mengenai gagasan-gagasan yang ingin disampaikan penulis dengan tampilan yang sederhana dan menarik.
- Bahasa digunakan tidak terlalu ilmiah, sehingga informasi yang disampaikan dapat dimengerti dengan mudah oleh masyarakat.
- Gagasan yang dituliskan dalam teks populer bersifat mudah dicerna, sehingga tulisan ini tidak menimbulkan pernyataan yang membuat pembaca berpikir dua kali.
- Penjelasan yang terkandung dalam karya tulis ilmiah populer dibuat dengan metode bercerita atau story telling. Jadi penjelasannya tidak dibuat secara langsung pada inti permasalahannya. (Ridwan Karim, 2021) [2]
Karakteristik karya tulis ilmiah berikutnya adalah tulisan ini dibuat atau didesain agar pembaca ikut merasakan secara langsung dan mengalami permasalahan yang sedang dibahas. Untuk struktur tulisan ilmiah populer pun cukup ringkas dan padat. Lumrahnya karya tulis ilmiah populer hanya beberapa lembar saja. Berbeda dengan karya ilmiah yang ditulis dalam jumlah banyak, teks populer lebih sederhana yakni sekitar 3 - 5 halaman (± 250 s/d 1000 kata). Lantaran lebih ringkas, struktur tulisannya pun hanya terdiri dari 4 bagian yaitu :
- Judul; seperti judul pada umumnya, judul teks populer harus mencerminkan isi teks. Namun ciri khas judul teks populer adalah lebih sederhana, komunikatif dan menarik. Jadi judul ini lebih mudah menarik perhatian dan rasa penasaran pembaca ketimbang karya ilmiah lainnya.
- Pendahuluan; bagian menjelaskan secara singkat dan padat mengenai topik yang dibahas. Penulis menerangkan pokok dan urgensi permasalahan, sehingga pembaca pun memahami mengapa topik tersebut patut atau layak dibicarakan lebih dalam.
- Badan atau Isi; mengenai pandangan dan analisis penulis tentang topik yang dibahas. Biasanya penulis akan menambahkan beberapa argumen ahli dan sumber lainnya yang mendukung. Badan atau isi teks populer tidak sedetail seperti karya tulis ilmiah. Tidak heran bila isinya pun cukup terbatas.
- Penutup; bagian terakhir teks populer diakhiri dengan penutup. Isinya adalah kesimpulan penulis atas topik yang dianalisisnya. Selain itu, penulis bisa menyelipkan saran atau solusi untuk mengatasi permasalahan yang dikaji. [2]
Selain karakteristik dan struktur dalam penulisan artikel semipopuler, agar mempermudah dalam pembuatan artikel semipopuler mari kita bahas mengenai cara menyusun dalam penulisannya.
- Mencari topik dalam sudut pandang keingin-tahuan masyarakat awam. Hal tersebut penting karena pada dasarnya penulisan karya ilmiah populer ini tidak perlu memuat hasil penelitian secara lengkap karena bukan ditujukan pada orang terpelajar saja tetapi untuk masyarakat luas.
- Karya tulis ilmiah populer diambil dari informasi, karya tulis ilmiah lain yang diubah, dimodifikasi, dan diramu dalam bentuk bahasa tidak kaku, sederhana, singkat, dan jelas. Oleh sebab itu, karya ilmiah populer lebih cocok disebut dengan tulisan dibandingkan karangan murni.
- Membuat tema yang aktual dan terjadi disekitar kita, sehingga mudah dicerna oleh pembaca karena dapat ditemui dalam kehidupan sehari-hari.
- Memakai bahasa yang tidak menggurui atau terlalu teknis.
- Penulis sebaiknya memilih topik yang benar-benar dikuasai, sehingga penyampaian tersebut akurat. Jika penulis masih pemula dan ingin membuat karya ilmiah populer, maka dapat menggunakan rujukan atau sumber buku sehingga penulis tidak salah dalam memberikan informasi keilmuan yang berakibat akan merugikan pembaca.
- Menyusun strategi sebelum menulis berkaitan dengan subjek, objek, serta ruang lingkup penulisan. Contohnya : kepada siapa tulisan dibuat, materi apa yang akan ditulis, informasi atau sumber lainnya yang mendukung penulisan, media publikasi apa yang dipilih, gaya penulisan apa yang tepat dalam suatu kalimat, dan berapa lama waktu untuk membaca tulisan karya ilmiah populer ini. (Putut Wijaya, 2021) [3]
Artikel semipopuler ini ditulis dengan cara melapis, mengutip, dan meramu informasi yang diperoleh penulis. Artikel ini dianggap lebih tepat digunakan untuk menyampaikan sesuatu bersifat ilmiah dengan cara yang mudah dicerna oleh banyak orang.
DAFTAR PUSTAKA
[1] Putut Wijaya “Contoh Karya Ilmiah Populer; Pengertian, Ciri, Perbedaan, dan Penjelasannya” https://www.ukulele.co.nz/contoh-karya-ilmiah-populer/ [09 Februari 2021]
[2] Ridwan Karim “Karya Tulis Ilmiah Populer : Pengertian, Karakteristik, Hingga Contohnya” https://penerbitbukudeepublish.com/karya-tulis-ilmiah-populer/ [09 Maret 2021]
[3] Putut Wijaya “Contoh Karya Ilmiah Populer; Pengertian, Ciri, Perbedaan, dan Penjelasannya” https://www.ukulele.co.nz/contoh-karya-ilmiah-populer/ [09 Februari 2021]
Bagikan melalui