Muhammad Kinan Alfaris | Senin, 17 Januari 2022 | 00:00 WIB
Energi berkelanjutan merupakan sebuah opsi lain atas pengembangan dari berbagai sumber daya yang sudah ada. Semakin tingginya permintaan atas energi yang pada akhirnya membuat generasi anak bangsa terus menggali, dan mengembangkan sumber daya yang bisa terus digunakan dalam jangka waktu yang panjang, tanpa harus takut untuk habis jika digunakan. Energi berkelanjutan bisa kita artikan juga sebagai sebuah sumber daya energi yang masih bisa dengan cepat dipulihkan atau dibuat kembali secara alami dan mempunyai proses berkelanjutan. Energi berkelanjutan juga bisa ditemukan karena adanya perkembangan teknologi yang terus mendorong untuk terciptanya sumber energi alternatif.
Indonesia tidak hanya kaya akan budaya, tetapi juga kaya akan intelektual terutama generasi yang akan datang, putra putri bangsa yang sudah menghasilkan sebuah karya yang bermanfaat merupakan aset berharga bangsa Indonesia. Berbagai inovasi cerdas hasil karya anak bangsa yang akan diungkap penulis, diantaranya inovasi energi berkelanjutan yang dihasilkan dari alam, dan energi berkelanjutan yang dihasilkan melalui pegas. Berkat sentuhan tangan mereka benda-benda tersebut berfungsi lebih maksimal dan lebih menguntungkan bagi masyarakat Indonesia.
Sudah sejak lama warga Negara Indonesia mempunyai ketergantungan yang sangat erat terhadap energi fosil. Hampir semua industri dan aktivitas keseharian tidak bisa lepas dari ketergantungan terhadap energi yang tidak berkelanjutan. Bahan bakar berjenis minyak mempunyai batas pakai, karena jumlahnya yang terbatas, dan tidak akan bisa diproduksi kembali. Eksploitasi sumber daya minyak yang terlalu besar dan cepat akan membuat suplai dari bahan bakar menjadi lebih cepat habis, dan mungkin tidak akan menyisakan banyak untuk generasi berikutnya. Salah satu cara yang saat ini sedang banyak dicoba adalah dengan menggunakan energi berkelanjutan. Energi berkelanjutan merupakan salahsatu bentuk energi alternatif yang bisa dipakai sebagai energi utama untuk hidup sehari–hari. Energi terbaru banyak macam dan pengaplikasiannya juga sudah mulai banyak bisa ditemui dimana saja, diantaranya inovasi berupa energi listrik berkelanjutan yang dihasilkan dari pohon buah kedondong, dan inovasi polisi tidur yang sudah dibuat sedemikian rupa agar menghasilkan energi listrik terbarukan melalui pegas.
Tidak menyangka tentunya jika pohon kendondong yang biasanya hanya menghasilkan buah kedondong, akan tetapi ditangan salahsatu pelajar pohon kedondong bisa diubah menjadi salahsatu tenaga listrik. Listrik menjadi kebutuhan terbesar manusia di era sekarang ini. Hampir semua kegiatan kita sehari-hari berkaitan dengan listrik, misalnya, penerangan, mengisi daya gadget atau penggunaan barang elektronik lainnya. Tidak mengherankan manusia sangat bergantung pada listrik. (Suryani Wandari, 2017) [1]
https://drive.google.com/file/d/1eR-S_8DyvkkLvEthzjm-rJ4FnPnd_dHP/view?usp=sharing
Energi Listrik Berbahan Alam dari Pohon Kedondong Pagar
Sumber : https://kabartani.com/naufal-raziq-bocah-asal-aceh-ubah-pohon-kedondong-jadi-sumber-listrik.html
Energi listrik terus mengalami kenaikan tarif setiap tahunnya, dan listrik pun menyerap energi minyak bumi. Kedua kondisi itu membuat beberapa orang memutar otak untuk mencari energi alternatif, termasuk Naufal Raziq yang berasal dari Kota Langsa, Nanggroe Aceh Darusalam. Inovasinya mengenai energi yang dapat diperbarui dari pohon kedondong. Yang biasanya energi listrik dihasilkan dari tenaga surya, tenaga angin, arus air atau panas bumi, kini bisa diperoleh dari pohon. (Suryani Wandari, 2017) [1]
Kata Naufal saat ditemui di Kementerian ESDM Jakarta, Jumat (19/5/2017) mengenai pembuatan serta fungsi, masing-masing pohon ada keunggulannya. Saya pakai kedondong pagar karena memiliki batang yang besar, mudah tumbuhnya, jika kita buka kulitnya tidak busuk, bisa recover. Ia menjelaskan, untuk memproduksi listrik dari pohon kedondong hanya dibutuhkan tembaga, logam, dan kain atau tisu. Kain atau tisu dipakai untuk melapisi tembaga dan logam. Pohon dilubangi, lalu tembaga dan logam yang sudah berlapis kain atau tisu dimasukkan ke lubang tersebut. Fungsi kain atau tisu adalah untuk menyerap asam dari pohon, lalu menghantarkannya ke tembaga dan logam. Dari situlah timbul arus listrik. Untuk pembuatan energinya, terutama dibutuh tembaga sama logam untuk mengubah asam menjadi listrik. Sebelum dimasukkan ke pohon, kita lapis tembaga dan logam dengan tisu dan kain. Kita lipat jadi satu, dipasang ke pohon. (Michael Agustinus, 2017) [2]
Inovasi yang berikutnya tidak hanya penemuan dari bahan alami, generasi bangsa sudah bisa memanfaatkan polisi tidur yang asalnya hanya untuk memperlambat laju kendaraan, tetapi sekarang Polisi tidur dijadikan sumber yang menghasilkan tenaga listrik. (Ikhwan Ridho, 2020) [3] Nama polisi tidur yang mampu menghasilkan energi listrik tersebut bernama POTRET (Polisi Tidur Penghasil Energi Terbarukan). Karya teknologi yang bergairah inovasi tersebut diciptakan oleh mahasiswa dari Universitas Brawijaya Malang, dimana karyanya patut diperhitungkan untuk diterapkan di Indonesia.
Keberadaan polisi tidur yang ada di jalanan Indonesia cukup sering ditemukan. Bahkan, jumlahnya tidak bisa diketahui secara pasti. Disamping itu, penerapannya bisa disebut penuh kontradiksi. Disatu sisi dapat mengurangi tindakan pengendara yang kebut-kebutan, disisi yang lain dapat membuat pengendara lainnya tidak merasa nyaman ketika berkendaraan. Walaupun begitu, tetap saja penerapan polisi tidur di beberapa jalan Indonesia sudah menjadi hal yang lumrah. Menyikapi hal tersebut, sangat perlu diambil jalan penengahnya. Dalam artian, polisi tidur mampu membantu dan memberikan manfaat yang nyata. Dengan adanya POTRET, bisa menjadi salahsatu solusinya. [3]
https://drive.google.com/file/d/1D1-rvjeFBg1sVotXumkuH6rlbFJfJtpj/view?usp=sharing
Energi Listrik Berbahan Non Alami dalam Energi Pegas
Sumber : https://www.suara.com/otomotif/2020/12/28/133450/membuat-polisi-tidur-ternyata-ada-aturannya-kenali-dulu-jenisnya
Darmadi Sasongko (2016), alat yang diberi nama Potret dapat mendistribusikan energi pegas menjadi listrik. Hasan Albinsaid, mahasiswa Universitas Brawijaya salahsatu anggota tim penemu Potret menceritakan proses kerja polisi tidur penghasil energi tersebut. Cara kerjanya memanfaatkan kendaraan yang melintasi polisi tidur. Pegas akan menurun karena sistem yang elastis. Setelah pegas menurun maka polisi tidur akan tertarik linear karena didalam boks terdapat berbagai gear dan rantai, sehingga bisa menciptakan putaran dan jika dihubungkan ke generator akan menghasilkan listrik. Generator akan terhubung dengan aki yang akan melakukan penyimpanan. Selanjutnya, energi yang tersimpan dapat digunakan untuk segala kebutuhan seperti penerangan jalan. Dalam sekali hentakan sepeda motor di polisi tidur bisa menghasilkan 10 - 15 volt. Jika sehari 1000 kendaraan dengan berat rata-rata 1000 - 2000 kilogram, gear akan memutar generator dengan kecepatan putar 1000 - 1250 rpm. [4]
Dengan adanya hasil karya energi berkelanjutan yang terbuat dari bahan alami sampai non alami, berkat buah tangan hasil karya anak bangsa inovasi energi berkelanjutan ini bisa menjadi inspirasi bagi pelajar dan mahasiswa lainnya untuk lebih berkembang dan menemukan inovasi terbaru dari bahan-bahan yang tersedia untuk membuat karya yang lebih berguna dan bermanfaat dari penemuan sebelumnya. Bangsa Indonesia akan lebih maju ketika pemuda/i nya menciptakan karya yang bermanfaat bagi kehidupan masyarakat Indonesia, sehingga bangsa Indonesia tidak kehabisan sumber daya alamnya. Selain itu karya mereka bermanfaat bagi kehidupan masyarakat, bahkan dapat mengharumkan Bangsa Indonesia di kancah Internasional melewati perlombaan.
DAFTAR PUSTAKA
[1] Suryani Wandari “Naufal, Penemu Listrik dari Pohon Kedondong” https://mediaindonesia. com/weekend/105608/naufal-penemu-listrik-dari-pohon-kedondong [21 Mei 2017]
[2] Michael Agustinus “Begini Cara Naufal Raziq Bikin Listrik dari Pohon Kedondong“ https://finance.detik.com/energi/d-3506767/begini-cara-naufal-raziq-bikin-listrik-dari-pohon-kedondong [20 Mei 2017]
[3] Ikhwan Ridho “Tenaga Listrik dari Polisi Tidur“ https://www.alianah.sch.id/berita-tenaga-listrik-dari-polisi-tidur.html [05 Maret 2020]
[4 ] Darmadi Sasongko “Begini Cara Kerja Polisi Tidur Penghasil Listrik Temuan Mahasiswa UB “https://www.merdeka.com/peristiwa/begini-cara-kerja-polisi-tidur-penghasil-listrik temuan-mahasiswa-ub.html [11 Agustus 2016]
Bagikan melalui